December 1, 2021

Puluhan Aktivis Serang Utara Tolak Pembangunan Sodetan Ciujung

2 min read

Puluhan aktivis Mahasiswa Serang Utara kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor bupati kabupaten serang Kamis (17/6/21) Aksi kembali dilakukan lantaran pembangunan sodetan yang semula ditunda akan kembali dilanjutkan.

Sekitar pukul 10. 30 WIB massa aksi mulai berdatangan dengan membawa sepanduk Penolakan pembangunan sodetan ciujung diikuti dengan teatrikal sambil penyampaian aspira melalui pengeras suara

Terlihat jelas tergambar di dada massa aksi yang menampil teatrikal bertulis huruf” CIUJUNG”

Dalam orasinya massa menuntut kepada Bupati serang untuk memberhentikan secara permanen Pembangunan sodetan sungai ciujung

Ahmad Muhadjir salah satu perwakilan massa aksi mengatakan bahwa pihaknya bersama seluruh masyarakat mengeluhkan adanya intake atau sodetan Ciujung.

Karena sodetan tersebut menghubungkan dua sungai yakni Ciujung yang tercemar dengan sungai yang saat ini sedang dinormalisasi.

“Tuntutan kami sederhana normalisasi adalah harapan semua masyarakat cuma kalau ada intake dijalankan masyarakat akan menjerit karena tadinya berharap debit air murni tidak tercemar limbah tidak masuk ke sawah, kalau intake dibuka saya yakin masyarakat akan menjerit,” ujarnya kepada Awak media saat ditemui di lokasi.

Lanjut ” Muhadjir, sebelum puasa pihaknya juga sudah pernah melakukan aksi penolakan tersebut ke balai besar.

Kemudian ditanggapi dengan penutupan sementara, namun setelah lebaran tanpa ada sosialisasi pembangunan intake kembali dilanjutkan.

“Bupati harus turun untuk bisa menetralisir permasalahan mana yang harus dijadikan win win solution untuk masyarakat,” ucapnya.

Diketahui Saat ini pembangunan tersebut masih berjalan. Masyarakat pun banyak yang mengeluhkan masalah tersebut pada dirinya sebagai elemen pemerhati lingkungan.

Kami akan tetap kawal dan bagaimana caranya intake ditutup. Akan tutup secara paksa kalau tidak ditutup. Kami masih cara yang baik diplomasi dari awal sampai akhir sampaikan pada pemilik kebijakan tapi tanggapan masih tataran teknis sementara proyek sudah jalan jadi harus gimana,” tuturnya.

Ironisnya dalam aksi tersebut tidak ada pejabat Pemkab Serang yang menemui masa aksi. Masa aksi kemudian membubarkan diri sekitar pukul 12.15 WIB dari pendopo Bupati Serang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © PEWARNAS | Newsphere by AF themes.