October 27, 2021

ADIRA FINANCE KALAH SETELAH DIGUGAT OLEH KONSUMEN

2 min read

ADIRA FINANCE KALAH SETELAH DIGUGAT OLEH KONSUMEN”Serang, 23 September 2021 Kemenangan konsumen (debitur) dalam gugatan Abdul gofur yg beralamat diperumahan Persada banten yang dikuasakan pada pengacara Haerudin SH.I yang juga merangkap team LBH YABPEKNAS Provinsi Banten melawan PT. Adira Dinamika Multi Finance Tbk. serang banten setelah dibacakan oleh majelis hakim dipengadilan negeri serang banten pada hari kamis 23 september 2021. Bahwasannya saya abdul gofur selaku konsumen/debitur awalnya kebingungan mau mengadukan kemana terkait penarikan unit R4 mobil type nissan grand livina 1,5 xv nomer polisi A 1403 DT. Awalnya konsumen/debitur datang kekantor dinas perindustrian dan perdagangan propinsi banten karena didinas tersebut ada Badan Perlindungan Konsumen ( BPSK ) diterima oleh bapak Enjat Zarkasih selaku divisi pengaduan diBPSK banten mewancarai abdul gofur dari awal sampai akhir terkait penarikan unit R4 mobil grand livina miliknya yang dalam keadaan kredit. Karena BPSK dipropinsi banten belum terbentuk. Disini artinya Gubernur banten selaku kepada daerah tidak perduli terhadap perlindungan konsumen diwilayah banten khususnya. Pengaduan tersebut tidak bisa diproses secara baik. sehingga dialihkan ke LPKSM YABPEKNAS ( Yayasan Badan Perlindungan Konsumen Nasional )DPD Propinsi banten pada tanggal 01 Maret 2021. Debitur/Konsumen mendatangi kantor Yabpeknas dan diterima oleh bapak Carito dari divisi pengaduan konsumen yang beralamat dijalan petir sindangsari kecamatan petir kabupaten serang banten. menceritakan kronologis penarikan unit R4 mobil grand livina milik Abdul gofur dari awal sampai akhir. ” saya merasa dizolimi dan tertipu oleh pihak adira finance. Tunggakan angsuran selama dua bulan yang mau saya bayarkan satu bulan tersebut diindomart ternyata ditolak sistem atau diblokir. sehingga tidak bisa mengangsur angsuran pembayaran. Datangnya pegawai atau debcolector dari adira finance kerumah saya dan menjanjikan penawaran rileksasi angsuran saya tergiur. Akhirnya saya datang kekantor adira finance yang beralamat dijalan Ahmad Yani kota serang. Setelah sampai dikantor adira finance saya dipinta untuk menyerahkan kunci dan STNK mobil saya dengan alasan untuk dicek fisik. sehingga saya serahkan kepegawai adira finance. setelah saya masuk kekantor adira finance ternyata pihak pegawai adira finance mengatakan bahwa disini tidak ada rileksasi sekarang. saya pribadi selaku debitur merasa terzolimi atau ditipu oleh pihak pegawai adira finance. Saya kecewa dan kesal setelah keluar kantor adira finance ternyata mobil milik saya sudah tidak ada diparkiran kantor. BPD Yabpeknas propinsi banten selaku lembaga perlindungan konsumen Nasional Segera melakukan tindakan yaitu berkirim surat dan mediasi dengan adira finance. memohon supaya dilakukan pelunasan diangka nominal Rp 40.000.000,- ( empat puluh juta rupiah). Ternyata ditolak oleh pihak adira finance. Sehingga kami dari Yabpeknas menyarankan pada bapak Abdul gofur untuk melakukan gugatan kepengadilan negeri serang banten. Singkat cerita proses persidangan selama 13 kali sidang. Sebagai saksi dari penggugat sodara Carito dari Yabpeknas banten dan saksi dari adira finance. Dan pada putusan hari kamis tanggal 23 September 2021 gugatan perdata dari penggugat semua dikabulkan oleh majelis hakim pengadilan negeri serang banten. Ini adalah bukti bahwa penarikan objek fidusia secara sepihak oleh pihak finance itu perbuatan melawan hukum sesuai undang undang nomor 42 tahun 1999 tentang jaminan fidusia. Red Ato

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © PEWARNAS | Newsphere by AF themes.