Kapolda Banten, Di Sambut Jajar Kehormatan Saat Kunker Ke Polres Cilegon

Cilegon ( PEWARNAS ) – Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Agung Sabar Santoso, S.H.,M.H. lakukan kunjungan kerja ke Polres Jajaran Polda Banten, kali ini yang dikunjungi adalah Polres Cilegon, Selasa (10/03/2020) pukul 11.00 wib.

Dalam kunjungannya Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Agung Sabar Santoso didampingi Karolog Polda Banten Kombes Pol Teguh Dwi Warsono, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi, Dirpolairud Polda Banten Kombes Pol Heri Sulistya Budi Santosa, Kabid Propam Polda Banten AKBP Yohan Priyoto dan Wadirlantas Polda Banten AKBP Mahesa Sudiwo.

Kedatangan Kapolda disambut langsung Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana, para PJU Polres Cilegon dan para personel lainnya dengan mempersiapkan 1 regu pasukan Jajar Kehormatan (Jarmat).

Kapolda Banten Irjen Pol Agung Sabar Santoso melalui Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi kepada awak media menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Kapolres Cilegon beserta para PJU Polres Cilegon dan personel jajaran yang telah menyambut kedatangan Kapolda Banten dalam agenda kunjungan kerja dengan sangat baik.

Lanjut Edy menjelaskan bahwa Jajar Kehormatan (Jarmat) merupakan tradisi Polri dalam menyambut seseorang atau pejabat dari pemerintahan ataupun pejabat tinggi Polri saat berkunjung ke kesatuan wilayah.

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Bamsoet: Agama Menjadi Spirit Kehidupan Bernegara dan Bermasyarakat

Fri Mar 13 , 2020
JAKARTA ( PEWARNAS ) – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan bahwa Indonesia bukanlah negara sekuler yang memisahkan agama dengan negara. Juga bukan negara agama atau negara teokratis, yang berdasar pada agama tertentu. Meskipun demikian Indonesia dapat disebut sebagai negara dengan penduduk yang agamis, dimana semua penduduknya beragama, dan agama menjadi spirit dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat. “Ditengah merebaknya politik identitas di berbagai negara dengan menggunakan sentimen suku, agama, ras, dan antar golongan sebagai bahan bakar pemantiknya, yang seringkali dimanfaatkan politisi demi ambisi kekuasaan sebagaimana diperlihatkan di Amerika, India, dan Brasil, namun di Indonesia isu tersebut justru tak laku dijual. Kita memang hampir terjebak, namun berhasil keluar lantaran ada Pancasila sebagai ideologi yang terbukti selalu menyelamatkan bangsa,” ujar Bamsoet saat membuka Seminar Internasional […]